31
August 2026
Hati-Hati, 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan New Moms Saat Merawat Kulit Newborn
Menjadi new mom berarti berkenalan dengan
banyak hal baru, termasuk cara merawat kulit newborn yang begitu lembut dan
sensitif. Karena ingin memberikan yang terbaik, tak jarang berbagai produk dan
rutinitas perawatan dicoba. Padahal, kulit bayi yang baru lahir masih memiliki
skin barrier yang belum matang sehingga lebih rentan mengalami kering,
kemerahan, dan iritasi.
Kabar baiknya, merawat kulit newborn
sebenarnya tidak harus complicated.
1. Terlalu Sering Memandikan Bayi
Karena ingin bayi selalu bersih dan fresh,
new moms mungkin merasa perlu memandikan Buah Hati setiap hari atau bahkan
lebih dari sekali. Padahal, newborn umumnya tidak membutuhkan mandi terlalu
sering. Yang terpenting, area popok tetap dibersihkan dengan baik setiap kali
mengganti popok.
Mandi terlalu sering atau terlalu lama dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Gunakan air hangat suam-suam kuku, batasi waktu mandi maksimal 10 menit, dan pilih produk mandi yang lembut untuk kulit bayi.
2. Asal Memilih Produk Perawatan untuk Kulit Bayi
Label “baby” pada kemasan belum tentu menjadi satu-satunya pertimbangan saat memilih produk. Karena skin barrier newborn masih berkembang, pilih produk yang memang diformulasikan untuk kulit bayi yang sensitif. Perhatikan pula karakteristik seperti pH balanced, mild on eyes, dermatologically tested, dan formula yang tidak menggunakan bahan yang berpotensi mengiritasi.
Baca Juga: Memilih Produk Mandi untuk Kulit Bayi Sensitif
3. Menggosok Kulit dan Rambut Bayi Terlalu Keras
Kulit newborn
Begitu juga setelah mandi. Hindari menggosok tubuh bayi menggunakan handuk dan cukup tepuk-tepuk perlahan hingga kulit kering. Saat menyisir rambut, gunakan sisir berbulu lembut dan hindari menarik rambut agar tidak membuat kulit kepala atau rambut bayi terasa tidak nyaman.
4. Menggunakan Terlalu Banyak Produk Sekaligus
Newborn memang identik dengan berbagai
produk perawatan, mulai dari sabun, shampoo, lotion, hair lotion, hingga
cologne. Namun, bukan berarti semuanya harus digunakan sekaligus atau dalam
jumlah banyak. Untuk kulit bayi, prinsip less is more bisa
menjadi pegangan.
Mulailah dari kebutuhan dasar seperti membersihkan tubuh dan rambut dengan produk yang gentle, lalu gunakan produk tambahan sesuai kebutuhan. Dengan begitu, new mom juga lebih mudah mengetahui produk mana yang mungkin menyebabkan reaksi jika kulit bayi tiba-tiba mengalami kemerahan atau iritasi.
5. Mengabaikan Ruam kemerahan
Kemerahan atau ruam memang bisa terjadi
pada bayi, tetapi bukan berarti semuanya boleh diabaikan. New moms perlu
membiasakan diri memperhatikan perubahan pada kulit Buah Hati, misalnya apakah
kemerahan hanya sementara atau justru semakin meluas.
Jika perubahan pada kulit menetap, semakin parah, atau membuat bayi tampak tidak nyaman, sebaiknya jangan asal mencoba berbagai produk untuk mengatasinya. Konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter agar Buah Hati mendapatkan penanganan yang tepat.
Pilih Perawatan Khusus untuk Kulit Newborn
Merawat kulit newborn bukan soal seberapa
banyak produk yang digunakan, tetapi seberapa tepat dan gentle perawatan yang
diberikan. Pilih rangkaian yang sesuai dengan kebutuhan kulit bayi dan gunakan
dengan cara yang lembut.
Untuk
melengkapi rutinitas perawatan Buah Hati, Pure baby memiliki rangkaian
seperti Pure baby Hair-Gro Shampoo, Pure baby Creamy Bubbles Milk Bath, Pure
baby Happy Time Head to Toe Wash, Pure baby Bye-Bye Tangles Hair Lotion, dan
Pure baby Cologne. Seluruh rangkaian produk perawatan bayi dari Pure baby
memiliki keunggulan Dermatologically Tested, Non-Allergy Formula, dan
pH Balanced, dan Mild On Eyes yang dirancang dengan memperhatikan
kebutuhan kulit bayi yang teramat halus. Dengan perawatan yang tepat, momen
membersihkan dan merawat Buah Hati pun bisa menjadi rutinitas sederhana yang
penuh kasih sayang.
Artikel Lainnya: 5 Cara Pijat Bayi Agar Tidur Nyenyak