BABY CARE

Benarkah Mengoleskan ASI dapat Meredakan Ruam Pipi Pada Bayi?

Ruam pipi yang dialami oleh bayi adalah hal yang wajar terjadi. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bercak kemerahan yang disertai rasa gatal, kulit kering dan bersisik, muncul benjolan kecil yang terkadang berisi nanah jika sudah terinfeksi kuman dan bakteri. Beberapa faktor yang menyebabkan munculnya ruam pipi antara lain:

 

  1. Saat bayi mulai menghasilkan lebih banyak air liur dan mulai mendapatkan gigi, ludahnya dapat mengiritasi kulit di sekitar mulutnya, yang dapat menyebabkan ruam pipi.
  2. Saat bayi mulai makan makanan padat atau makanan baru, beberapa makanan tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit, terutama di sekitar mulut.
  3. Gesekan dari handuk yang kasar atau pakaian yang terlalu ketat bisa mengiritasi kulit bayi, terutama jika kulit bayi sensitif.
  4. Infeksi jamur, seperti kandidiasis (jamur Candida), bisa terjadi di kulit bayi dan menyebabkan ruam pipi. Infeksi ini biasanya terlihat sebagai bintik-bintik merah dan benjolan yang bisa menjadi nyeri dan gatal.
  5. Paparan bahan kimia dalam sabun, deterjen, atau produk perawatan kulit yang digunakan pada bayi dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit.
  6. Penggunaan tisu pembersih yang mengandung alkohol atau pewangi tertentu untuk membersihkan wajah bayi dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
  7. Infeksi bakteri pada kulit bayi juga dapat menjadi penyebab ruam pipi, terutama jika terdapat luka kecil atau lecet yang memungkinkan bakteri masuk.
  8. Gigitan serangga atau kutu bisa menyebabkan bintik-bintik merah dan gatal di area pipi bayi.

 

Mengatasi ruam pipi dengan mengoleskan ASI, apakah aman?

Mengoleskan ASI (AirSusu Ibu) ke kulit bayi memang bisa membantu meredakan ruam pipi atau iritasi kulit pada bayi dalam beberapa kasus. Hal ini karena ASI memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

 

Namun, efek positif dari pengolesan ASI pada ruam pipi bayi mungkin bervariasi tergantung pada penyebab ruam dan kondisi kulit bayi. Pengolesan ASI mungkin membantu dalam hal meredakan iritasi ringan dan menjaga kulit bayi tetap lembap serta membantu mengurangi risiko infeksi kulit karena sifat antibakteri alaminya.

 

Satu hal yang perlu diingat bahwa pengolesan ASI bukanlah solusi untuk semua jenis ruam atau masalah kulit pada bayi. Alih-alih langsung mengoleskan ASI, sebaiknya redakan ruam pipi yang dialami Si Buah Hati dengan mengoleskan Pure Baby Skin Rescue Rash Cream pada bagian kulit yang ruam.

 

Tak hanya itu saja, Pure Baby Skin Rescue Rash Cream diformulasikan khusus dengan bahan alami pilihan untuk membantu melindungi kulit sensitive bayi dari kemerahan akibat udara panas, ruam popok, dan bakteri penyebab iritasi. Diperkaya dengan Ekstrak Kolostrum dari sapi & Vitamin E sebagai sumber nutrisi untuk menjaga kulit bayi tetap lembut dan sehat, serta Zinc Oxide untuk membantu meringankan kemerahan dan iritasi ringan pada kulit bayi.

 

Cara mencegah ruam pipi pada bayi datang kembali

Untuk mencegah ruam pipi datang kembali, pastikan untuk menjaga area pipi bayi agar selalu bersih dan kering. Bersihkan lembut kulit dengan air hangat dan lap basah, hindari penggunaan sabun atau produk pembersih dengan kandungan bahan yang dapat mengiritasi kulit. Setelah membersihkan area pipi, keringkan dengan menepuk-tepuk kulit secara lembut, bukan menggosoknya.

 

Jika ruam pipi disebabkan oleh reaksi alergi terhadap makanan atau produk tertentu, identifikasi dan hindari makanan atau bahan yang menjadi pemicu. Selain itu, pastikan untuk memotong kuku bayi secara berkala, tujuannya adalah untuk menghindari agar mereka tidak menggaruk ruam pipi, karena ini bisa memperburuk keadaan.

 

Namun jika ruam pipi bayi tidak membaik dalam beberapa hari, makin parah, atau jika terdapat tanda-tanda infeksi (seperti nanah), segera konsultasikan dengan dokter anak ya, Moms!

 

Artikel Lainnya: Agar Keluhan Cepat Mereda, Kenali Penyebab Ruam Pada Bayi Berikut Ini

Thursday, 12 October 2023

SUBSCRIBE TO PURE BABY NEWSLETTER SUBSCRIBE