BABY CARE

Penyebab Keringat Bayi Bau Kecut, Terutama di Bagian Belakang Telinga

Keringat adalah bagian alami dari sistem pendinginan tubuh manusia, termasuk bayi. Namun, terkadang keringat bayi dapat memiliki aroma yang tidak sedap, terutama di area-area tertentu seperti bagian belakang telinga. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Apakah keringat berbau?

Sebelum memahami penyebab dan cara mengatasi bau kecut pada bayi, penting untuk mengetahui bahwa pada dasarnya keringat tidak memiliki bau. Bau yang tidak sedap disebabkan oleh bakteri yang hidup di permukaan kulit kita. Ketika kita berkeringat, keringat ini menciptakan lingkungan yang lembap di kulit, yang dapat memungkinkan bakteri untuk berkembang biak dengan cepat. 

Bakteri ini kemudian memecah komponen keringat, seperti asam lemak, menjadi senyawa yang memiliki bau yang tidak sedap. Itulah mengapa keringat yang menumpuk dalam jumlah besar, terutama di daerah-daerah tertentu seperti ketiak, lipatan kulit, atau di belakang telinga, dapat menghasilkan aroma yang tidak menyenangkan.

Penyebab keringat bayi bau kecut

Untuk dapat mengatasi dan mencegah keringat bayi bau kecut datang lagi, hal pertama yang harus Moms lakukan adalah dengan memahami penyebabnya. Beberapa hal yang menyebabkan keringat bayi bau kecut antara lain:

1. Pori-Pori yang Tertutup

Kulit bayi cenderung lebih sensitif dan memiliki pori-pori yang lebih kecil, yang dapat menyebabkan keringat terperangkap di bawah kulit. Hal ini merupakan kondisi yang ideal bagi bakteri untuk tumbuh, hingga pada akhirnya dapat menyebabkan aroma yang tidak sedap pada keringat.

2. Pakaian dan Perlindungan Kulit yang Tidak Tepat

Pakaian yang ketat atau bahan yang tidak dapat menyerap keringat dengan baik juga dapat menyebabkan penumpukan keringat di area-area tertentu, termasuk belakang telinga. Selain itu, kurangnya ventilasi atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok juga dapat memperburuk masalah ini.

3. Infeksi Jamur atau Bakteri

Kulit bayi yang lembap dan hangat merupakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur atau bakteri, yang dapat menyebabkan infeksi kulit seperti dermatitis atau eksim. Infeksi ini juga dapat menyebabkan aroma yang tidak sedap.

4. Keringat Berlebihan (Hyperhidrosis)

Beberapa bayi mungkin memiliki kondisi di mana mereka menghasilkan keringat lebih banyak dari biasanya, yang dikenal sebagai hyperhidrosis. Kondisi ini dapat membuat mereka lebih rentan terhadap bau badan.


Artikel lainnyaTips Merawat Rambut Bayi Baru Lahir Agar dan Tetap Lembut Tidak Bau Apek


Cara mengatasi keringat bayi bau kecut

Setelah memahami penyebab keringat bayi bau kecut, berikut ini beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengatasinya agar Si Kecil tetap wangi sepanjang hari.

1. Membersihkan dengan Lembut

Membersihkan area yang berkeringat dengan lembut menggunakan air hangat dan sabun bayi yang lembut. Pastikan untuk mengeringkan area tersebut dengan lembut dan menyeluruh.

2. Pakaian yang Longgar dan Menyerap Keringat

Pilihlah pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat, seperti katun atau linen, untuk meningkatkan ventilasi dan mengurangi penumpukan keringat.

3. Menjaga Kebersihan Kulit

Rutinlah membersihkan dan menjaga kebersihan kulit bayi, terutama di area-area yang rentan berkeringat seperti belakang telinga. Gunakan krim anti-jamur jika diperlukan. Pastikan untuk menggunakan pelembap yang lembut dan direkomendasikan oleh dokter jika bayi memiliki kulit yang kering atau rentan terhadap infeksi jamur ya, Moms.

4. Konsultasikan dengan Dokter

Jika masalah keringat berbau atau masalah kulit lainnya tidak membaik setelah langkah-langkah di atas, konsultasikan dengan dokter atau ahli kulit untuk penanganan lebih lanjut.


Artikel lainnyaTips Cegah Rambut Bayi Berbau Tak Sedap dan Pilihan Sampo Anak yang Bagus


Selain beberapa cara di atas, Moms juga bisa mengaplikasikan cologne khusus bayi setelah Si Kecil mandi untuk membuat mereka tercium segar dan wangi sepanjang hari. Sebagai rekomendasinya, pilih Pure Baby morning tickles cologne yang diformulasikan dengan air murni tanpa tambahan alkohol, sehingga aman digunakan pada kulit bayi. Pure Baby morning tickles cologne juga diperkaya dengan kandungan bahan alami seperti:

- Ekstrak chamomile yang dapat membantu melindungi kulit bayi dari iritasi.

- Vitamin E untuk menjaga kelembutan kulit bayi sehingga tetap halus.

Moms bisa mengoleskannya langsung pada kulit maupun pada pakaian Si Kecil. Hindari mengoleskan cologne di dekat mata, hidung, atau mulut bayi, karena produk pewangi dapat mengiritasi mata atau mengganggu pernapasan. Jika Anda melihat tanda-tanda iritasi kulit atau reaksi alergi pada bayi setelah menggunakan cologne, segera hentikan penggunaan produk dan konsultasikan dengan dokter anak.


Wednesday, 24 April 2024

SUBSCRIBE TO PURE BABY NEWSLETTER SUBSCRIBE