20

January 2026

Kebiasaan Bayi Memasukkan Tangan ke Mulut, Normal atau Perlu Dikhawatirkan?

Bayi yang sering memasukkan tangan atau jari ke dalam mulut seringkali membuat orang tua khawatir. Banyak yang bertanya-tanya apakah kebiasaan tersebut merupakan tanda bayi lapar, tidak nyaman, atau ada masalah kesehatan tertentu. Sebenarnya, kebiasaan ini adalah bagian dari tahap perkembangan bayi yang normal dan umum terjadi, terutama pada usia 0–6 bulan. Namun, ada kondisi tertentu yang perlu diperhatikan apabila aktivitas ini terjadi berlebihan atau menimbulkan masalah pada kesehatan mulut dan kulit bayi.


Kebiasaan Bayi Memasukkan Tangan ke Mulut

Melansir dari situs Parents, kebiasaan bayi memasukkan tangan ke mulut muncul karena beberapa alasan yang berkaitan dengan perkembangan sensorik dan emosional bayi, di antaranya:

1. Refleks Alami Sejak Lahir

Bayi dilahirkan dengan refleks mengisap yang kuat, yang membantu mereka menyusu. Refleks ini juga membuat mereka cenderung memasukkan tangan ke mulut untuk menenangkan diri.

2. Cara Bayi Mengenali Dunia

Mulut adalah area paling sensitif pada tubuh bayi. Dengan memasukkan tangan ke mulut, bayi sedang mengeksplorasi tekstur, rasa, dan sensasi yang membantu perkembangan indera peraba dan kemampuan koordinasi motorik.

3. Tanda Bayi Mulai Tumbuh Gigi

Memasukkan tangan ke mulut bisa menjadi tanda awal teething. Saat gusi terasa nyeri atau gatal, bayi merasa lebih nyaman dengan menggigit jari atau tangan.

4. Cara Menenangkan Diri

Selain mengisap susu, banyak bayi menenangkan diri melalui self-soothing, yaitu menenangkan rasa gelisah atau lelah dengan cara mengisap jari.

5. Tanda Bayi Lapar

Pada beberapa bayi, memasukkan tangan ke mulut dapat menjadi sinyal bahwa mereka ingin menyusu. Namun, tanda ini perlu diperhatikan bersama sinyal lain seperti rewel, mencari puting (rooting reflex), atau menangis lemah.


Apakah Kebiasaan Bayi Memasukkan Tangan ke Mulut Ini Berbahaya?

Secara umum, kebiasaan bayi memasukkan tangan ke mulut adalah hal yang normal dan tidak berbahaya. Namun, orang tua perlu waspada jika muncul kondisi berikut:

- Bayi tampak sangat rewel dan terus memasukkan tangan ke mulut hingga menyebabkan iritasi kulit

- Terjadi ruam atau luka pada area mulut karena gesekan berulang

- Bayi tampak kesulitan bernapas atau tersedak (misalnya memasukkan tangan terlalu dalam)

- Kebiasaan berlangsung terus hingga usia di atas 2–3 tahun

- Tangan atau benda yang masuk ke mulut tidak higienis dan berisiko membawa bakteri atau virus


Tips Aman Menghadapi Kebiasaan Ini

Alih-alih panik saat menghadapi kebiasaan bayi memasukkan tangan ke mulut, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan tangan Si Buah Hati dengan cara memotong kukunya secara berkala untuk mencegah bayi melukai area mulut, memberikan teether yang aman terutama jika bayi sudah menunjukkan tanda tumbuh gigi, memantau aktivitas oral bayi, jangan biarkan memasukkan benda keras atau kecil, dan membersihkan tangan Si Buah Hati secara rutin menggunakan air hangat atau mengelapnya menggunakan tisu basah khusus bayi. Berikut ini lima manfaat tisu basah yang menjadikannya teman setia perjalanan dengan Buah Hati:

1. Membersihkan Tangan dan Wajah dengan Praktis

Saat sedang dalam perjalanan, tidak selalu mudah menemukan tempat untuk mencuci tangan atau wajah Buah Hati. Tisu basah menjadi solusi praktis untuk membersihkan tangan dan wajahnya dari kotoran, debu, atau sisa makanan. Dengan tisu basah, Moms bisa memastikan Buah Hati tetap bersih meskipun jauh dari sumber air.

2. Mengganti Popok Lebih Praktis

Bepergian dengan Buah Hati berarti Moms harus siap mengganti popok kapan saja. Tisu basah sangat berguna untuk membersihkan area popok dengan lembut dan efisien. Tidak hanya praktis, tisu basah yang tepat juga membantu menjaga kulit Buah Hati tetap lembut dan bebas iritasi.

3. Membersihkan Peralatan Makan dan Mainan

Selama perjalanan, mainan atau peralatan makan Buah Hati mungkin saja terjatuh atau terkena kotoran. Tisu basah dapat digunakan untuk membersihkan peralatan makan atau mainan tersebut sebelum digunakan kembali. Hal ini membantu menjaga kebersihan dan mengurangi risiko paparan bakteri atau kuman yang dapat menyebabkan penyakit.

4. Mengatasi Masalah Tak Terduga dengan Cepat

‘Kecelakaan’ kecil seperti tumpahan makanan atau minuman kerap terjadi saat bepergian dengan Buah Hati. Tisu basah dapat dengan cepat membersihkan noda atau kotoran sebelum mengering dan menyulitkan pembersihan lebih lanjut. Ini membantu menjaga kebersihan pakaian dan barang-barang lainnya selama perjalanan.

5. Menjaga Kesegaran di Perjalanan Panjang

Selama perjalanan panjang, Moms mungkin perlu menyeka Buah Hati untuk menjaga kesegarannya. Tisu basah yang lembut dan bebas alkohol dapat membantu menjaga kulit Buah Hati tetap segar dan bersih, sehingga mereka merasa nyaman sepanjang perjalanan.


Oleh karena itu,  pastikan untuk menyediakan Pure Baby Multipurpose Wipes kapan pun dan di manapun untuk memberikan perlindungan terbaik bagi Si Buah Hati ya, Moms. Produk ini diformulasikan khusus dengan formula Food Grade yang lembut dan tidak mengandung alkohol, sehingga aman untuk digunakan pada wajah, tangan, dan saat mengganti popok tanpa mengotori tangan. Selain itu, tisu basah ini juga bisa digunakan untuk membersihkan peralatan makan dan minum, mainan, serta permukaan benda lainnya.


Diperkaya dengan Ekstrak Kolostrum dari sapi, Xylitol, dan Antibacterial Agent, Pure Baby Multipurpose Wipes secara efektif membunuh bakteri dan kuman, menjadikannya praktis dan higienis sebagai pengganti air. Moms tidak perlu khawatir, karena produk ini telah teruji klinis dan aman untuk kulit sensitif Buah Hati. Dengan menggunakan Pure Baby Multipurpose Wipes, Moms bisa memastikan bahwa kebersihan dan kesehatan Buah Hati tetap terjaga di setiap kesempatan.



Source:

Parents - https://www.parents.com/baby/development/why-do-babies-chew-on-their-hands/


SUBSCRIBE TO PURE BABY NEWSLETTER
SUBSCRIBE