23
January 2026
Jangan Panik Dulu! Ini Penyebab Kulit Bayi Merah, Kering, dan Kasar
Banyak orang tua bertanya-tanya, kenapa kulit bayi kering dan kasar, padahal perawatannya sudah terasa maksimal. Faktanya, kulit bayi memang jauh lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Melansir dari Johns Hopkins Children’s Center, ruam pada kulit merupakan masalah kulit umum pada bayi baru lahir yang jarang menandakan hal serius. Kondisi kulit bayi yang tampak merah, kering, atau terasa kasar cukup sering terjadi, terutama di usia awal kehidupannya. Kabar baiknya, sebagian besar kondisi ini bukan hal serius dan bisa diatasi dengan perawatan yang tepat.
Kenapa Kulit Merah, Kering dan Kasar? Ini Penyebabnya
Untuk memahami penyebab kulit bayi merah, kering, dan kasar, orang tua perlu mengetahui bahwa lapisan pelindung kulit bayi masih belum berkembang sempurna. Akibatnya, kulit bayi lebih mudah kehilangan kelembapan dan bereaksi terhadap berbagai faktor, seperti:
1. Perubahan cuaca atau suhu ruangan (AC terlalu dingin atau udara panas)
2. Paparan sinar matahari berlebih
3. Penggunaan sabun atau produk perawatan yang tidak sesuai
4. Gesekan dari pakaian atau popok
5. Kulit sensitif yang memang membutuhkan perawatan ekstra
Erythema toxicum juga bisa menjadi salah satu penyebab kulit bayi merah, yaitu istilah medis untuk kondisi kulit yang biasanya sudah ada sejak lahir atau muncul dalam beberapa hari pertama setelah lahir.
Kondisi ini ditandai dengan benjolan kecil berwarna putih atau kekuningan yang dikelilingi oleh kulit berwarna pink atau kemerahan. Kondisi ini tidak menimbulkan rasa tidak nyaman dan tidak menular. Erythema toxicum biasanya hilang dalam beberapa hari dan tidak membutuhkan pengobatan, meskipun kadang-kadang kondisinya memburuk dan membaik sebelum benar-benar sembuh.
Memahami penyebab ini penting agar orang tua tidak salah memilih produk dan langkah perawatan, sekaligus bisa mencegah iritasi berulang pada kulit Buah Hatinya.
Tips Perawatan Kulit Merah, Kering, dan Kasar pada Bayi agar Tetap Lembap
Untuk mengatasi dan mencegah kulit bayi menjadi kering dan kasar, berikut tips perawatan kulit bayi yang bisa diterapkan sehari-hari:
1. Mandikan bayi dengan air suam-suam kuku. Air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami kulit dan membuat kulit bayi semakin kering.
2. Pilih produk sabun bayi tanpa pewangi berlebihan agar lebih aman untuk kulit Buah Hati dan mengurangi risiko iritasi dan reaksi alergi, seperti Pure Baby happy time head to toe wash. Produk ini diformulasikan khusus dengan bahan alami pilihan untuk membersihkan rambut dan kulit dengan lembut.
3. Batasi durasi mandi. Mandi terlalu lama dapat mempercepat hilangnya kelembapan alami kulit bayi.
4. Keringkan kulit dengan cara ditepuk lembut. Hindari menggosok kulit bayi karena dapat memicu kemerahan dan iritasi.
5. Aplikasikan lotion pelembap setelah mandi. Menggunakan pelembap saat kulit masih sedikit lembap membantu menjaga hidrasi lebih lama.
6. Pilih pakaian berbahan lembut dan breathable. Bahan katun yang menyerap keringat membantu mengurangi gesekan dan menjaga kenyamanan kulit bayi.
Kandungan Aman untuk Melembapkan Kulit Bayi
Selain cara perawatan, pemilihan produk juga sangat berpengaruh pada kesehatan kulit bayi. Produk perawatan dari Pure Baby happy time head to toe wash diformulasikan dengan kandungan yang dikenal aman untuk kulit bayi yang masih sangat halus. Beberapa bahan yang direkomendasikan antara lain:
- Natural oils seperti almond oil untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Melansir Healthline, almond oil kaya akan vitamin E yang baik untuk meningkatkan ketebalan, kelembapan, dan kekuatan kulit bayi baru lahir tanpa menimbulkan efek samping.
- Diperkaya dengan Colostrum Extract dari sapi sebagai sumber nutrisi untuk melindungi kulit bayi dari kekeringan, merawat rambut tetap halus dan mudah diatur.
Tak hanya itu saja, Pure Baby happy time head to toe wash juga sudah teruji secara dermatologis tidak menyebabkan iritasi pada kulit bayi baru lahir, tidak menggunakan bahan yang menyebabkan alergi, tidak mengandung paraben, dan juga dilengkapi formula dengan pH seimbang untuk kulit bayi yang masih sangat halus.
Mengetahui kenapa kulit bayi kering dan kasar membantu orang tua lebih tenang dan bijak dalam memilih perawatan. Dengan memahami penyebab kulit bayi merah, menerapkan tips perawatan kulit bayi yang lembut, serta menggunakan sabun bayi tanpa pewangi dan produk yang tepat seperti Pure Baby happy time head to toe wash, kulit bayi dapat tetap lembap, sehat, dan terlindungi setiap hari. Karena perawatan yang tepat adalah bentuk cinta terbaik untuk Buah Hati.
FAQ Seputar Kulit Bayi Kering, Merah, dan Kasar
1. Apakah kulit bayi kering dan kasar selalu berbahaya?
Tidak selalu. Kulit bayi yang kering dan kasar umumnya disebabkan oleh kulit yang masih sensitif atau kurang kelembapan. Selama tidak disertai luka, bernanah, atau bayi tampak sangat tidak nyaman, kondisi ini biasanya dapat diatasi dengan perawatan yang tepat dan penggunaan produk yang lembut.
2. Kenapa disarankan menggunakan sabun bayi tanpa pewangi yang berlebihan?
Sabun bayi tanpa pewangi berlebihan membantu mengurangi risiko iritasi dan reaksi alergi, terutama pada kulit bayi yang lembut. Pewangi berlebih dapat memicu penyebab kulit bayi merah, sehingga memilih sabun tanpa pewangi menjadi langkah aman untuk perawatan harian.
3. Kapan orang tua perlu membawa bayi ke dokter saat kulitnya bermasalah?
Jika kulit bayi tetap merah, kering, dan kasar meski sudah dirawat dengan benar, atau disertai gatal berlebihan, luka, dan bayi tampak rewel terus-menerus, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Source:
Healthline - https://www.healthline.com/health/baby/tips-for-protecting-baby-skin
Mayo Clinic - https://mcpress.mayoclinic.org/parenting/common-skin-conditions-in-babies/
Hopkins Medicine - https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/newborn-skin-101
Healthline – https://www.healthline.com/health/baby/which-oil-is-best-for-baby-massage#best-oils